sponsor blogku

Selasa, 30 Maret 2010

Hukum Faraday

  Arah medan listrik di beberapa titik dapat di lukiskan secara grafis dengan menggunakan garis-garis gaya.konsep ini di kemukakan oleh Michael faraday yang berbunyi:
   Sebuah garis gaya dalam suatu medan listrik adalah sebuah garis gaya yang dilukiskan apabila garis singgung pada setiap titiknya menunjukan arah medan listrik pada titik tersebut.
  Garis gaya menuju keluar dari muatan positif dan masuk menuju kemuatan negatif. untuk menunjukan arah-arah garis gaya dapat dilakukan percobaan sebagiai berikut:
  Kuat medan listrik pada sebuah titik di dalam ruang adalah sebanding dengan jumlah garis gaya per satuan luas permukaan yang tegak lurus  dengan medan listrik pada titik tersebut. dapat disimpulkan bahwa kuat medan listrik akan terasa kuat apabila jarak antara kedua muatan tersebut saling berdekatan. sehingga garis gaya yang dihasilkan sangat rapat. sebaliknya jika kedua muatan tersebut berjauhan,maka kuat medan listrik yang terbentuk akan lemah.
  Pengunaan dari potensial listrik dapat dihubungkan dengan konsep medan listrik ,dasar-dasar rangkaian listrik serta masalah praktis yang terkait dengan piranti-piranti listrik. untuk menjelaskan definisi dan sifat  dari dua buah titik yang saling beda potensial dan terletak pada sebuah medan listrik  sebagai beda potensial antara dua titik tersebut.
  Beda potensial antara dua titik adalah kerja yang dilakukan per satuan muatan jika muatan tersebut dipindahkan.dalam satuan SI, satuan beda potensial listrik adalah volt (disingkat V), dengan 1 volt =1 joule/coloumb. potensial listrik dapat didefinisikan sebagai bentuk perbandingan energi listrik dengan muatan titik tersebut.

Rabu, 24 Maret 2010

Macam-macam resistor sesuai bahan dan kontruksinya

 Berdasarkan jenis dan bahan yang digunakan untuk membuat resistor dibedakan menjadi resistor kawat,resistor arang dan resistor oksida logam. resistor arang dan resistor oksida logam berdasarkan susunan yang dikenal resistor komposisi dan resistor film.
  Namun dalam perdagangan resistor-resistor tersebut dibedakan menjadi resistor tetap dan resistor variabel, untuk daya rendah paling banyak digunakan resistor tetap, ukuran relatif semua tahanan tetap dan tidak tetap berubah terhadap rating daya (jumlah watt).
  Tahanan yang berubah-ubah, seperti yang tercantum dari  namanya memiliki sebuah terminal tahanan yang dapat diubah harganya dengan memutar dial, knob, ulir atau apa saja yang sesuai untuk aplikasi. mereka bisa memiliki dua atau tiga terminal akan tetapi kebanyakan memiliki tiga terminal. jika dua atau tiga terminal digunakan untuk mengendalikan besar tegangan, maka biasanya disebut potensiometer. meskipun sebenarnya piranti tiga terminal tersebut dapat digunakan sebagai rheostat atau potensiometer (tergantung dari bagaimana dihubungkan).
  Kebanyakan potensiometer mempunyai tiga terminal. dial, knob dan ulir pada tengah kemasanya mengendalikan gerak sebuah kontak yang dapat bergerak sepanjang element hambatan yang di hubungkan antara dua terminal luar. tahanan antara terminal luar selalu tetap pada harga penuh yang terdapat pada potensiometer. tidak terpengaruhi pada lengan geser.tahanan antara lengan geser dengan salah satu terminal  luar dapat di ubah-ubah yaitu dari harga nol ohm sampai harga maksimum yang sama dengan harga penuh potensiometer  tersebut. jumlah tahanan antara lengan geser dan masing-masing terminal luar harus sama besar dengan tahanan penuh potesiometer.apabila tahanan antara lengan geser dan salah satu kontak luar meningkat, maka tahanan antara lengan geser dan salah satu terminal luar lain akan berkurang.
   Macam-mascam resistor tetap:
  • metal film resistor
  • metal oxide resistor
  • carbon film resistor
  • ceramic encased wirewound
  • economy wirewound
  • zero ohm jumper wire
  • s i p resistor network
  Macam-macam resistor variabel :
  • potensiometer, ada 2 jenis yaitu linier dan logaritmis
  • trimer-potensiometer
  • thermister, ada 2 jenis juga yaitu ptc (positive tempratur coefisien) dan ntc (negative tempratur coefisien) 
  • dr
  • vdr.

Selasa, 23 Maret 2010

Resistor

   Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus  yang mengalir dalam suatu rangkaian. sesuai dengan namanya resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon.dari hukum ohms diketahui, resistansi berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. satuan resistansi dari suatu resistor disebut ohm atau dilambangkan dengan simbol omega(Ω).
   Untuk menyatakan resistansi sebaiknya disertakan batas kemampuan dayanya, berbagai macam resistor dibuat dari bahan yang berbeda dengan sifat-sifat yang berbeda. sfesifikasi lain yang perlu diperhatikan dalam memilih resistor pada suatu rancangan selain besar resistansi adalah besar watt-nya. karena resistor bekerja dengan dialiri arus listrik maka akan terjadi disifasi daya berupa panas sebesar W=(I.I).R watt. semakin besar ukuran fisik suatu resistor bisa menunjukan semakin besar kemampuan disifasi daya reistor tersebut. umumnya di pasar tersedia ukuran 1/8,1/4,1,2,5,10 dan 20 watt. resistor yang memiliki disipasi daya 5,10 dan 20 watt umumnya berbentuk kubik memanjang persegi empat berwarna putih. namun ada juga yang berbentuk selinder.tapi biasanya untuk resistor ukuran jumbo ini nilai resistansi dicetak langsung di badan resistor tersebut.misalnya 100Ω5w.
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

click here